Monday, July 16, 2012

my pregnancy



Vamily Writting Contest


Berbagi kasih ibu

ikadesiska 
16-Jul-2012 16:54 
“Vamily Writing Contest” 

Aku memang belum menjadi ibu namun aku akan segera menjadi calon ibu,saat ini aku sedang mengandung 7 bulan,ini anak keduaku,saat anak pertamak aku mengalami keguguran di usia 2bulan sehingga aku tak sempat menikmati rasa nya jadi ibu saat itu,diluar itu aku memiliki banyak keponakan yang masih sangat kecil-kecil,aku punya 7keponakan anak dari 2 kakak perempuan dan laki-laki,aku masih tinggal bersama kedua orang tuaku yang kebetulan juga kakak perempuanku tinggal disini karna suami nya bekerja jauh di luar kota,kami tinggal bersama-sama di rumah yang bagi kami cukup besar untuk sekeluarga. kakak perempuanku punya 5 anak,mau ke enam karna ia juga sedang hamil 8bulan, yang paling besar berumur 12thn yang paling kecil meninngal saat usia 6bulan, jarak anak-anak dari kakak perempuan ku tidak begitu jauh mungkin hanya beda 2 atau 3 tahun.karena itu lah aku ikut berperan dalam mengurus anak-anak kakakku,walaupun aku belum menjadi ibu tapi aku sudah mengerti bagaimana caranya merawat anak,membimbing mereka belajar,menemani mereka bermain,bahkan sampai semua orang mengira salah satu dari anak kakakku adalah anakku karna begitu dekatnya,.
Bagiku keponakan-keponakan ku sudah ku anggap sebagai anak sendiri terutama si bungsu yang meninngal saat usia 6bulan karena terkena penyakit sinusitis kata dokter,aku sedih karna ia meninggal tepat seminggu sebelum aku menikah,memang dari semua anak kakak perempuanku tidak satu pun yang menikmati ASI dari ibunya dari lahir sehingga anak-anaknya terlihat kurus dan rentan terkena penyakit,ya dari kejadian itu lah aku bertekad untuk berbagi ASI,karena saat USG jenis kelamin anakku dengan anak kakakku yg sedang di kandung nya juga sama,yaitu perempuan,aku ingin anaknya yang ini terlahir dan tumbuh sehat dan tidak lagi terjadi seperti si bungsu jika aku berbagi asi dengan nya,inilah yang menjadi motivasi untuk ku Berbagi Kasih Ibu untuk anak-anak kakakku.Walaupun terdengar sangat sederhana tapi ini yang membuat ku senang dan tidak sabar menyambut diri menjadi seorang ibu,bukan hanya untuk anak-anakku saja tapi untuk anak-anak kakakku juga. :))



Wednesday, January 18, 2012

thanks for your time and listen what i felt everyday and everything

Hari ini berhasil ngeluarin unek-unek ke suami setelah sekian lama di tahan dan di pendem, ga bermaksud untuk menjelek-jelekan suatu pihak tapi lebih ke mengkritik yang mereka lakukan dan yang aku rasakan.. aku berharap sih suami paham keadaan ku dan posisi ku, aku berharap dia bisa bersikap netral dan adil tanpa memihak manapun . aku hanya punya dia sebagai pendingin hatiku ketika mereka membuat kau marah kecewa dan sakit hati begitu juga sebalik nya,suamiku berdiri di tengah saat mereka merasa aku membuat mereka kecewa marah dan kesal... Ya allah mohon lindungilah ia untukku karena hanya karena ada dirinya hamba mampu nertahan sejauh ini, jangan ubah sikap nya kepada hamba, berilah ia sikap dan sifat yang bijaksana dan adil dalam setiap mengambil keputusan, dy imam ku,dan aku makmum nya.. tapi bukan berarti ia tak boleh mendengar apa kata mamkmum nya...
berilah ia juga kesehatan kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi kami . aku dan .................... nyaaa

I LOVE YOUU SO MUCH

Monday, January 16, 2012

little story 4 my child later :)

Uang Rp.1000 dan Rp 100.000 sama2 terbuat dari kertas, sama2 dicetak dan
diedarkan oleh dan dari Bank Indonesia. Pada saat bersamaan mereka keluar
... dan berpisah dari Bank dan beredar di masyarakat. Empat bulan kemudian
mereka bertemu lagi secara tdk sengaja di dlm dompet seorang pemuda.
Kemudian di antara kedua uang tsb terjadilah percakapan, yg Rp.100.000
bertanya kpd yang Rp.1000, "Kenapa badan kamu begitu lusuh, kotor dan bau
amis...? "

Dijawablah oleh yg Rp. 1000, "Karena aku begitu keluar dari Bank langsung
berada di tangan orang2 bawahan, dari tukang becak, tukang sayur, penjual
ikan dan di tangan pengemis."

Lalu Rp.1000 bertanya balik kpd Rp.100.000, "Kenapa kamu kelihatan begitu
baru, rapi dan masih bersih? "

Dijawab oleh Rp. 100.000, "Karena begitu aku keluar dari Bank, langsung
disambut perempuan cantik dan beredarnya pun di restauran mahal, di mall
dan jg hotel2 berbintang serta keberadaanku selalu dijaga dan jarang
keluar dari dompet."

Lalu Rp.1000 bertanya lagi, "Pernahkah engkau mampir di tempat ibadah? "

Dijawablah, "Belum pernah."

Rp.1000. pun berkata lagi, "Ketahuilah bahwa walaupun keadaanku sprt ini
adanya, setiap Jum'at aku selalu mampir di Mesjid2, dan di tangan anak2
yatim, bahkan aku selalu bersyukur kpd Tuhan. Aku tdk dipandang manusia
bukan karena sebuah nilai tapi karena manfaat..."

Akhirnya menangislah uang Rp.100.000 krn merasa besar, hebat, tinggi tapi
tdk begitu bermanfaat selama ini.

Jadi bukan seberapa besar penghasilan Anda, tapi seberapa bermanfaat
penghasilan Anda itu. Karena kekayaan bknlah untuk kesombongan. Semoga
kita termsk golongan orang2 yg slalu mensyukuri Anugerah dan memberi
manfaat untuk semesta alam serta dijauhkan dr sifat sombong.

Tuesday, January 10, 2012

FOR ALL MY CHILDRENS LATER ( ˘ з(˘⌣˘)

if I have children laterI'd say and tell her everything that ever happened in my lifeall the good bad whatever mistakes I'll tell them that they should never repeat the mistakes as I am,so that their life has purpose and meaning, i will tell they, that they have a brother whohad been there in my wombI'll tell you how her sense of trying things that are forbidden .. want my kids away from my nature and my behaviorI want them to live usefulI want toalways be near thembecame his friend, where he was sad when I soothe his angry disappointmentI never said to my husbandwhen my children old teenager, I'll invite theminto the club and the nightso they do not try it myself silently behind me, i will show how to them that it's all wrong .. maybe I'm crazy old parents who taught like that in his later my childrenbut that's all that they did not fall our mistakes as a parent ..
for youu my childs,


your MOMMY 
i love you :)